Tak bisa ku pungkiri

Tak tau kenapa kau pergi tinggalkan ku

Tak tau kenapa ku tak bisa menggapaimu

Tak tau dimana ku bisa temukanmu

Tak tau kapan kau kan menghampiriku

Jujur dalamhatiku tak bisa lupakanmu, senyumu hadir di setiap malamku walaupun aku tak pernah temukanmu. Bayangmu datang di setiap siangku walau hujan datang menghampiri. Begitu dekat kurasa tapi ku tak bisa menggapaimu. Jarak tanpa batas tak bisa menghapus rasa rindu ini. Keramaian kota jakarta tak bisa hapuskan sepiku.

Kasih….

Ku tau kau disana, tidakkah kau rindukanku? kapankah waktu itu kan tiba? setiap malam ku mimpikan waktu itu kan datang. detik demi detik jam berjalan, hari demi hari ku lalui, bulan pun berganti. Sang kala memang tak mau menunggu, dengan egonya dia mengantarku di tahun ke empat penantian. Dirimu tak kunjung datang….

Sayang…

Ku tak tau apa jadinya aku tanpa dirimu, ku tak tau bagaimana menjalani hidup tanpa dirimu. Dimanakah belahan jiwaku berada? apakah kau rasakan betapa susahnya jantung ini berdetak tanpa dirimu. Andai kau disini saat ini….

Cinta…

tak bisa aku pungkiri aku tak bisa hidup tanpamu, tak bisa ku pungkiri aku merindukan dirimu melebihi segalanya. Cintamu adalah segala-galanya bagiku, sedikit saja itu sirna… hhmm… tiada gunalah hidup ini.

Manis…

Biarlah senyumu menghiasi dunia ini. Biarkan mereka gembira bila melihatmu, walau kegembiraan itu tak bisa kurasakan. Senyum manismu adalah anugrah semua umat.

i will mis you forever

2 Responses to “Tak bisa ku pungkiri”

  1. Co-That Says:

    Anjirrrrrrrrrrr nanggg kengken nee??? adi jeg gawat san aseeenene?? hahahha

  2. pANdE Says:

    kene be lebian ngayal…misi rejeng legu…buin…

Leave a Reply